sejak kau jauh dariku, mataku tak pernah
terlelap mimpi khayalan dirimu selalu memanggil
menggapai-gapai
Akupun berlari kemana-mana
Hendak meraih
Engkau pernah berada di hatiku
Menyinari sukmaku
Menuntun perjalanan hidupku
Hidup kala itu serasa sangat indah
Walau tetap besahaja
Menggelorakan ingatan dalam diri
api kasih membakar sanubari
Di siang hari, ku berjalan tersenyum ditengah keramaian
Di pasar dan di tengah kerumunan orang.
Tetapi,
Di malam hari, nafasku sesak
seperti dicekik
Bila tiba-tiba aku tertidur sejenak
Engkau bagai pasangan bantal pembaringanku,
dekat
Bila ku terbangun lagi
Engkau tampil bersama sinar fajar pagi
Bagaimanakah caranya
kuganti kesedihanku menjadi keceriaan?
aku bagaikan ditakdirkan berada jauh darimu
maka, sanggupkah hidup ini kuteruskan?
kutumpahkan segala kegelisahan hidupku
selagi semua orang senang, sibuk
kecuali aku
yang didera rindu
aku tak kan salahkan mereka
aku tak punya alasan untuk itu
Bagaimana mungkin?
Bukankah mereka tercipta untuk cinta?